Langsung ke konten utama

Postingan

Menjadi Orang yang Membawa Damai

"Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah."  (Matius 5 : 9) Salah satu lukisan / gambaran seorang pelayan adalah menjadi orang yang membawa damai. Pelayan disini adalah pelayan bagi Tuhan dan sesamanya. Kalo di dalam pekerjaan, pekerjaan seorang pelayan, pasti dia tidak akan mengatakan "Apakah yang dapat saya peroleh?", tetapi "Apakah yang dapat saya berikan?" . Iya tidak...kalo tidak tentu saja ia sudah dipecat oleh tuannya.  Bagaimana lukisan pelayan yang dimaksudkan oleh Tuhan itu? well, semuanya ada di 8 ucapan bahagia di injil Matius 5 : 1-12, itulah gambaran terjelas yg bisa dilukiskan dgn kata2. Salah satunya menjadi orang yang membawa damai.... Bagaimana gambaran org yg membawa damai itu ? Apakah orang yg menghindari semua konflik dan konfrontasi ? Apakah orang yg tenang2 saja, masa bodoh dan nyantai ? Apakah orang yg menganut filsafat "memakai cara apapun demi mencapai perdamaian...

Learn to Lean (Belajar u/ Bersandar)

It took me forever, Lord, to learn how to lean.  To leave my friends as you lovingly began to wean.  I know I was stubborn, and I dug in my heels,  And when you applied pressure did I ever squeal. It was a concept, Lord, that I just hadn’t learned, And obviously . . .  I was not too much concerned.  But as my old leaning-posts were taken away, Routine confidence . . . began rapidly to fray. Then your Holy Spirit, made it abundantly clear, To you alone, Lord, must I unltimately adhere.  Only in your word and Spirit, may I ever grow strong, As you continue to teach me, a blessed new song. It is not in friends and others, that I will understand. All my strength and wisdom, must come to me firsthand. No longer can another, walk me through the task, For only in Your guidance, may I safely bask. Keep on teaching me Lord, and keep me close to you.  (For without you beside me I haven’t got a clue.)  I belong to you Lord I am your ...

UN-PRE-DICT-ABLE

un-pre-dict-able or upredictable.... tidak terprediksi.... suatu keadaan yang tidak kita duga tapi harus terjadi... yeah...mau ga mau harus kita terima, harus dihadapi.... entah berapa kali aku pernah berhadapan dengan situasi gak jelas begini, sebenarnya jelas sih hahaha... First action if you get this situation...  angry...mad...sad...cry....hopeless, yang negatif2 itu mesti keluar duluan. Tapi kemana kita mengalamatkan segala negatif2 itu ? kalo ga pada situasi, pasti ngadunya pada Tuhan. "Oh...Tuhan kenapa harus terjadi" hiksss....huaaaa...hikss.hiksss [mode: menangis meraung-raung]. Tapi setelah saya mulai agak tenang walopun belum 100% tenang,...tapi otak, akal budi dan hikmat dari Tuhan mulai muncul (ini terjadi bila Anda dekat dengan Tuhan). Rasanya sia2 kalo aku harus menangis dan berkeluh kesah, hadapi saja situasi yang rumit ini, minta kekuatan dari Tuhan, aku bilang Tuhanku hebat, jadi yakinlah bahwa Tuhanku hebat. Begitu deh kira2 kata2 dan ucapan2 yang se...

Klip2 Refleksi "Passion"

Passion Seberapa besar cinta kita pada Tuhan Yesus? Ketahuilah Tuhan Yesus punya cinta yang lebih besar dari cinta yang kita punya dan yang bisa kita berikan. Lihat klip ini, aku menyadari bahwa kasih yang aku berikan tidak sepadan dengan kasih Tuhan Yesus. Terkadang dalam kehidupan, kita mencoba mencari cinta yang kita inginkan, dan ketika menemukan kita berusaha memberikan segalanya, cinta kita padanya. Bahkan ketika yang diberi cinta oleh kita itu menolak mendapatkan cinta kita, kita berseru, berteriak pada Tuhan. Tapi apakah kita juga berbuat demikian kepada Tuhan? Apakah kita pernah menyatakan rasa cinta kita pada Tuhan? Ketika kita menyatakan cinta dan kasih kita pada Tuhan, Tuhan sudah terlebih dahulu merespon cinta kita. Dia sudah lebih dulu mengasihi kita sejak kita dalam kandungan ibu kita. Nyatakanlah cinta kita, nyatakanlah kasih kita pada Tuhan, Dia sudah memberi lebih banyak cinta bahkan berkali-kali pada kita. I love you Jesus with all i am.....

Generasi Milenial

Sekarang sudah tahun 2011...sudah hampir 31 tahun aku hidup di dunia ini. Banyak perbedaan yang aku lewati. Perbedaan jaman yang semakin hari semakin canggih saja. Anak-anak bertumbuh dewasa dan dewasa, demikian juga diriku.  Dulu aku sering mendengar kalo orang tua suka ngomong, "Jaman sekarang beda dengan jaman dulu. Jaman dulu itu gini gini gini...., jaman sekarang duh sudah hilang deh. Rasanya pingin balik kayak jaman dulu." Aku pun yang masih sangat muda, dalam hati aku berkata "Ya memang jaman sekarang beda dengan jaman dahulu, ga bisa kalo balik lagi, lagian mana enak jaman dulu, lebih enak jaman sekarang segalanya mudah, yang dulu sudah kuno". Tetapi lama kelamaan ketika aku bertumbuh dewasa, dan memperhatikan jaman, situasi yang berkembang dan berubah, tak ayal aku pun ingin kembali ke seperti jaman dahulu. Namun tak bisa dipungkiri kalo perubahan itu akan selalu ada, pilihannya kita bisa ikut atau tidak dan juga ada resikonya. What the best i can do is...

Didamaikan Oleh Kematian

(Kisah ini dikutip dari buku "Orang Buta yang Membawa Lentera" yang ditulis oleh D.L.Moody yang akan menjadi perenungan kita) Seorang yang berkebangsaan Inggris mempunyai anak semata wayang. Sayangnya, anak itu terlalu dimanja dan disayang. Maka ia menjadi sangat keras kepala dan tegar tengkuk, dan sangat sering bertengkar dengan ayahnya. Suatu hari ayah dan anak itu bertengkar, hingga mereka sangat marah seorang kepada yang lain. Sang ayah sampai tega mengusir anaknya dan tidak boleh kembali lagi. Putranya pun mengatakan bahwa ia akan pergi dari rumah, dan tidak akan pernah kembali ke rumah ayahnya lagi, sampai sang ayah memintanya pulang. Ayahnya menjawab bahwa ia tidak akan pernah meminta anaknya pulang lagi. Kemudian, pergilah anak itu. Walau sang ayah melepas anaknya, tentu sang ibu tidak merelakannya. Kaum ibu pasti mengerti perasaan wanita itu, kaum ayah mungkin kurang dapat menyelaminya. Anda tahu bahwa di muka bumi ini tidak ada kasih yang sekuat kasih seorang...

Prayer for The Sick

Father of goodness and love,  hear our prayers for the sick members of our community  and for all who are in need.  Amid mental and physical suffering  may they find consolation in your healing presence.  Show your mercy as you close wounds, cure illness,  make broken bodies whole and free downcast spirits.  May these special people find lasting health and deliverance,  and so join us in thanking you for all your gifts.  We ask this through the Lord Jesus  who healed those who believed. Amen.