Langsung ke konten utama

DOA GURU UNTUK MURID-MURIDNYA

Kuserahkan nama-nama muridku ke dalam TanganMu, ya Tuhan
Tulislah nama mereka dengan tinta yang tak terhapuskan
Agar tak ada siapa pun juga yang dapat merebutnya, 

tidak juga iblis durhaka, mengayaknya seperti gandum celaka
Peganglah tangan murid-muridku bila mereka kulepaskan,
biarlah mereka dilindungi KuatMu
Tuhan Kau tahu betapa hebatnya dunia membenci mereka dengan sewenang-wenang
Jagalah jangan sampai mereka tenggelam dalam gelombang cobaan dunia yang kejam.
Tuhan, aku tak meminta agar murid-muridku bebas lepas dari setiap penderitaan
Hanya ku minta keberanian dan daya tahan bagi mereka dalam ketakutan dan kesendirian
Biarlah di dalam NamaMu mereka beroleh perlindungan dalam satu ikatan yang tak terputuskan
Jangan biarkan mereka terasing dari padaMu Tuhan, melainkan akrab setia padamu sepanjang kehidupan.
Kuserahkan nama-nama muridku ke dalam TanganMu ya Tuhan..!
Amien!
 

(Selamat Menghayati Hari Guru)

* Aku mengambil catatan ini dari FB dosenku; Yohanes Moeljadi Pranata

 Menjadi pembelajaran bagiku yang sekarang aku ada seperti di posisinya, walaupun bukan seorang dosen. Tetapi mengajar sebagai guru sekolah minggu dan juga guru bimbingan belajar Smart Program. Dan menjadi "guru" bagi anak pemuda & remaja di GKI Gayungsari. Betapa aku sangat menyayangi mereka dan mengasihi mereka. Suatu kerinduan juga agar mereka menjadi generasi yang lebih baik dan cinta Tuhan.

Tuhan, ada banyak nama. Kuserahkan nama-nama murid sekolah mingguku, murid bimbinganku dan anak-anak pemuda dan remaja di GKI Gayungsari ke dalam tangan-Mu ya Tuhan...! Pakailah aku yang lemah ini untuk dapat membimbing dan mengarahkan serta mengajarkan, ajarilah aku juga untuk dapat menjadi teladan bagi mereka melalui sikap dan perilaku-ku yang telah Engkau ajarkan. Amien! 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cita-cita oh... cita-citaku

Suatu waktu, aku dan beberapa teman pernah membahas tentang cita-cita. Kebanyakan cita-cita di masa kecil akan berubah kemudian ketika kita beranjak remaja dan pemuda. Bahkan ketika dewasa, kita bisa merubah cita-cita kita, atau ada cita-cita yang baru. Mengingat kembali diriku ketika masih di bangku sekolah, apa sih yang menjadi cita-citaku?.... let's get back to my history..... Hmmm...aku pernah begitu tertarik menjadi seorang penyanyi. Aku tidak tahu mengapa aku begitu tertarik menjadi penyanyi padahal suaraku juga ga bagus-bagus amat. Aku tidak pernah les vokal atau musik. Tentang musik atau vokal, semua aku dapatkan dari pelajaran di sekolah. Menjadi penyanyi dan terkenal sepertinya memang menyenangkan, itu pikirku pada awalnya. Lantas, aku berpikir ulang kembali. Aku melihat kehidupan para artis, ketika mereka manggung, itu pasti hal yang menyenangkan. Tetapi ketika berada di luar, mereka harus berhadapan dengan fans dan wartawan media....wouw....sepertinya hidup akan ...

Waktuku Ada di dalam TanganMu

Waktuku ada di dalam tanganMu; Allahku, aku berharap mereka ada di sana; Hidupku, teman-temanku, jiwaku, Aku serahkan seluruhnya kepada pemeliharaanMu. Waktuku ada di dalam tanganMu, Entah menjadi seperti apapun mereka; Menyenangkan atau menyakitkan, gelap atau terang, Yang penting terlihat baik bagiMu. Waktuku ada di dalam tanganMu; Mengapa aku harus bimbang atau takut? Tangan Bapaku tidak akan pernah menyebabkan anakNya menangis tak berguna Waktuku ada di dalam tanganMu, Yesus yang tersalib; Kedua tangan itu dimana kejamnya dosaku telah terpaku Sekarang menjadi penjaga dan pembimbingku. ~ William F. Lloyd, 1824 Tuhan aku bersyukur bahwa Engkau telah merancangkan yang terbaik untuk kehidupanku. Terkadang ketika aku menghadapi hal-hal yang sulit, sukar, kesakitan, susah, kecewa baik yang terjadi pada diriku ataupun yang aku lihat pada orang lain. Aku terkadang tidak dapat memahami. Tapi aku mau belajar memahami meskipun sulit sekali hikmat itu dimengerti, aku ...

Harapan dari sebuah Kubur Kosong (by Melody Tjan)

Mungkinkah ada sebuah negeri idaman tanpa kejahatan dan korupsi tanpa kerusakan barang dan pencurian tanpa kemacetan dan kecelakaan lalu lintas tanpa banjir dan gempa bumi tanpa tumpukan sampah yang bau tanpa cacat atau kanker tanpa ratap tangis dan dukacita tanpa kesenjangan sosial tanpa pertengkaran tanpa kebencian tanpa kepura-puraan tanpa kebosanan tanpa kelelahan tanpa kutu dan kecoak tanpa semua yang membuat frustrasi dan putus harap Mungkinkah ada sebuah negeri idaman yang atmosfirnya adalah sukacita udaranya kedamaian dan kebaikan penuh kreasi tiada henti selalu ada tawa gembira ada nada dan pelangi persahabatan penemuan-penemuan baru pekerjaan yang menyenangkan kesegaran semangat kemurahan keadilan kebenaran keindahan kebersihan rasa aman dan segala sesuatu yang membuat gairah hidupmu tak pernah redup? Mungkin katamu? ada harapan dari sebuah kubur kosong bahkan sebuah kepastian Kristus telah mengalahkan maut menggenggam kunci neger...