Langsung ke konten utama

Edisi Suka Duka Smart Program


Hari itu, Jumat, 29 Mei 2015 adalah hari terakhir sebelum Smart Program liburan panjang dan anak-anak menerima raport SP. Saat itulah aku menerima sekotak Lapis Surabaya - Melinda dari muridku, Nuris, katanya "ini dari ibu". Dan aku mengucapkan terima kasih.

Esok harinya ketika aku membuka dan memakan sepotong, aku mengingat kembali (flash back) murid2ku ketika aku mengajar mereka.
Tahun ajaran ini aku mengajar kelas 3 SD, mata pelajaran Bahasa Inggris.
Muridku terdaftar berjumlah 3 orang ada Rio, Ryan dan Nuris. Rio dan Ryan, si kembar tetapi juga ga mirip sekali hahaha, mereka berdua setahun yang lalu sudah ikut SP, sedangkan Nuris adalah pendaftar baru.

Aku mmengingat waktu pertama kali mengajar mereka. Dan yang tidak bisa kulupa adalah pertengkaran antara Rio dan Ryan. Bagaimana aku harus melerai, menghadapi kakak beradik ini bertengkar. Sebelumnya pun dulu aku pernah mengalami hal serupa, murid2 di kelasku bertengkar. Saat itu aku membiarkan mereka bertengkar diluar. Aku sudah tidak peduli. Dan hasilnya pertengkaran hebat sampai baku hantam.

Ketika Rio dan Ryan bertengkar oleh karena...hmm...aku rasa itu karena Ryan lebih pintar dari kakaknya dan sang kakak tidak terima. Ada rasa iri juga mungkin di hatinya. Memang secara akademis, Ryan lebih unggul dari kakaknya. Memang tugas berat bagaimana aku harus berjuang menyemangati Rio. Tetapi di satu sisi, Rio lebih cepat menyerah, dia tidak mau berjuang. Sang adik pun mulai mengejek sang kakak. Rio tidak terima...aku masih ingat emosi dia yang sudah diubun-ubun itu. Untunglah Ryan masih bisa diajak kooperatif, dia sebenarnya bisa meledak marah tetapi otaknya cepat berpikir. Aku sebenarnya bukan orang yang suka marah, aku sebenarnya bukan orang yang bisa teriak-teriak mendamaikan atau em...berkata tegas. Seketika aku memposisikan diriku sebagai orang tua. Aku mendekap Rio dan mengatakan bahwa apa yang dilakukan tidak baik. Aku bahkan bilang bahwa Ryan adalah saudaranya, apa mau adiknya terluka? Aku juga mencoba memberitahunya bahwa dia (Rio) punya kelebihan juga. Bermenit-menit aku harus melawan rasa emosi Rio. Terkadang aku juga bingung harus mengatakan apa. Stimulasi tentang kasih aku perkatakan dihadapan mereka dan banyak hal. Hahaha....kayaknya apa yang aku lakukan tidak begitu berhasil tetapi entahlah semoga mereka cepat melupakan pertengkaran ini.

Waktu demi waktu....aku melihat banyak perkembangan. Bahkan aku dibuat kagum. Aku selalu menyemangati Rio bahkan ketika dia berhasil menjawab soal, kata-kata "good job", "excellent" selalu kuucapkan, sehingga dia bisa merasa senang dan tertantang untuk maju. Mengajarku juga bukan mengajar seperti guru dikelas, terkadang aku melakukannya dengan cara bermain. Misalnya ketika ada test, aku menyuruh mereka untuk suit atau hompimpa dulu siapa yang akan mendapat pertanyaan pertama. Aku tidak memaksa mereka untuk melakukan hompimpa in English...oh tidak...itu juga ga mungkin. Test yang mereka suka adalah tentang abcd. Mereka harus menghafal pelafalan abcd in english. Dan aku memberikan test pendengaran sekaligus writing. and it's fun....hahaha

Walaupun perkembangan masing-masing anak berbeda. Tetapi aku sangat bangga dengan kelas ini. Rio dan Ryan sudah tidak bertengkar hebat lagi. Nuris....this little girl was so sweet. Sekelas dengan 2 anak laki-laki pun dia tidak takut. :) Harapanku, mereka bisa terus belajar dan bersemangat serta mencapai cita-cita mereka. Can't wait to see them pass from elementary school.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Waktuku Ada di dalam TanganMu

Waktuku ada di dalam tanganMu; Allahku, aku berharap mereka ada di sana; Hidupku, teman-temanku, jiwaku, Aku serahkan seluruhnya kepada pemeliharaanMu. Waktuku ada di dalam tanganMu, Entah menjadi seperti apapun mereka; Menyenangkan atau menyakitkan, gelap atau terang, Yang penting terlihat baik bagiMu. Waktuku ada di dalam tanganMu; Mengapa aku harus bimbang atau takut? Tangan Bapaku tidak akan pernah menyebabkan anakNya menangis tak berguna Waktuku ada di dalam tanganMu, Yesus yang tersalib; Kedua tangan itu dimana kejamnya dosaku telah terpaku Sekarang menjadi penjaga dan pembimbingku. ~ William F. Lloyd, 1824 Tuhan aku bersyukur bahwa Engkau telah merancangkan yang terbaik untuk kehidupanku. Terkadang ketika aku menghadapi hal-hal yang sulit, sukar, kesakitan, susah, kecewa baik yang terjadi pada diriku ataupun yang aku lihat pada orang lain. Aku terkadang tidak dapat memahami. Tapi aku mau belajar memahami meskipun sulit sekali hikmat itu dimengerti, aku ...

@imlek days

Aku ga punya baju merah untuk imlek hahahaha :D Mungkin karena aku tidak suka dengan warna merah menyala. Yang katanya merah itu artinya berani. Lebih menyukai kalau merahnya dipadukan dengan warna lain. Atau lebih condong ke merah maroon. So, aku pake baju ini di hari imlek. Setidaknya baju chinese identik dengan motif bunga-bunga. Meskipun warnanya pinky. :)

Jesus... "YOU Know Better Than I"

I thought I did what's right I thought I had the answer I thought I chose the surest road But that road led me here So I put up a fight And told You how to help me And just when I had given up The truth is coming clear [Chorus] For You know better than I You know the way I've let go, the need to know why Cause You know better than I If this has been a test I cannot see the reason But maybe knowin', I don't know Is part of gettin through I try to do what's best And faith has made it easy To see the best thing I can do Is put my faith in You [Chorus] I saw one cloud and thought it was the sky I saw a bird and thought that I could follow But it was You who taught them how to fly If I let you reach me, will You teach me For You know better than I You know the way I've let go, the need to know why I'll take what answer You supply Cause You know better than I