Langsung ke konten utama

Antara BUNGKUS dan ISI-nya

Terkadang kita sering menilai dari bungkusnya. Kita melupakan isinya. Bisa jadi bungkusnya bagus tetapi isinya sudah tidak bagus, atau bungkus tidak bagus tetapi isinya bagus. Berikut sebuah puisi yang bisa menjadi inspirasi bagi kita.




Antara Bungkus dan Isi

“Rumah yang Indah” hanya bungkus nya;
Keluarga Bahagia” itu isinya.
“Pesta pernikahan” hanya bungkusnya;
Cinta kasih, Pengertian, dan Tanggung jawab serta saling percaya” itu isinya.
“Ranjang Mewah” hanya bungkusnya;
Tidur Nyenyak” itu isinya.
“Kekayaan” itu hanya bungkusnya;
Hati yang Gembira” itu isinya.
“Makan Enak” hanya bungkusnya;
Gizi, Energi, dan Sehat” itu isinya.
“Kecantikan dan Ketampanan” hanya bungkusnya;
Kepribadian dan Hati” itu isinya.
“Bicara” itu hanya bungkusnya;
Kenyataan dan Tindakan (Action)” itu isinya.
“Buku” hanya bungkusnya;
Pengetahuan” itu isinya.
“Jabatan” hanya bungkusnya;
Pengabdian dan Pelayanan” itu isinya.
“Pergi ke Tempat Ibadah” itu bungkusnya;
Melakukan Kehendak-Nya, Taat serta Setia” itu isinya.
“Kharisma” hanya bungkusnya;
Karakter” itu isinya.

Mari kita belajar mengutamakan isi-nya, tapi juga tidak lupa untuk merawat bungkusnya.
Tuhan lebih tahu isi hati kita...
Belajar untuk mengisi hidup kita dengan hal-hal yang berkenan kepada Tuhan, hidup taat dan mengasihi Tuhan, sehingga akhirnya kita dapat memancarkan kasih Tuhan, menjadi teladan bagi sesama kita untuk mereka hidup berkenan kepada Tuhan juga. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Waktuku Ada di dalam TanganMu

Waktuku ada di dalam tanganMu; Allahku, aku berharap mereka ada di sana; Hidupku, teman-temanku, jiwaku, Aku serahkan seluruhnya kepada pemeliharaanMu. Waktuku ada di dalam tanganMu, Entah menjadi seperti apapun mereka; Menyenangkan atau menyakitkan, gelap atau terang, Yang penting terlihat baik bagiMu. Waktuku ada di dalam tanganMu; Mengapa aku harus bimbang atau takut? Tangan Bapaku tidak akan pernah menyebabkan anakNya menangis tak berguna Waktuku ada di dalam tanganMu, Yesus yang tersalib; Kedua tangan itu dimana kejamnya dosaku telah terpaku Sekarang menjadi penjaga dan pembimbingku. ~ William F. Lloyd, 1824 Tuhan aku bersyukur bahwa Engkau telah merancangkan yang terbaik untuk kehidupanku. Terkadang ketika aku menghadapi hal-hal yang sulit, sukar, kesakitan, susah, kecewa baik yang terjadi pada diriku ataupun yang aku lihat pada orang lain. Aku terkadang tidak dapat memahami. Tapi aku mau belajar memahami meskipun sulit sekali hikmat itu dimengerti, aku ...

@imlek days

Aku ga punya baju merah untuk imlek hahahaha :D Mungkin karena aku tidak suka dengan warna merah menyala. Yang katanya merah itu artinya berani. Lebih menyukai kalau merahnya dipadukan dengan warna lain. Atau lebih condong ke merah maroon. So, aku pake baju ini di hari imlek. Setidaknya baju chinese identik dengan motif bunga-bunga. Meskipun warnanya pinky. :)

Jesus... "YOU Know Better Than I"

I thought I did what's right I thought I had the answer I thought I chose the surest road But that road led me here So I put up a fight And told You how to help me And just when I had given up The truth is coming clear [Chorus] For You know better than I You know the way I've let go, the need to know why Cause You know better than I If this has been a test I cannot see the reason But maybe knowin', I don't know Is part of gettin through I try to do what's best And faith has made it easy To see the best thing I can do Is put my faith in You [Chorus] I saw one cloud and thought it was the sky I saw a bird and thought that I could follow But it was You who taught them how to fly If I let you reach me, will You teach me For You know better than I You know the way I've let go, the need to know why I'll take what answer You supply Cause You know better than I