Langsung ke konten utama

Melekat pada Tuhan



Daun yang jatuh tidak pernah membenci angin.
Ia tahu bahwa hidup harus diterima dengan penerimaan yang indah,
Ia tahu bahwa hidup harus dimengerti dengan pengertian yang tulus,
Ia tahu bahwa hidup harus dipahami dengan pemahaman yang benar.
Tidak peduli lewat apa semua itu terjadi,
Tidak masalah meski lewat kejadian sedih dan menyakitkan,
Karena segala sesuatu akan indah pada waktunya,
Di saat yang tidak terduga dan di waktu yang tidak di nanti.
Berkat buat orang yang mengandalkan TUHAN begitu luar biasa.
Bagi mereka yang menaruh harapannya di dalam TUHAN,
Akan ada banyak hal-hal baik yang sudah TUHAN sediakan buat kita.




Kita akan seperti pohon yang ditanam di tepi air,
Yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air,
Yang tidak mengalami datangnya panas terik,
Yang daunnya tetap hijau,yang tidak kuatir dalam tahun kering,
Dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.



Jika kita di umpamakan sebagai sebuah pohon yang tinggal dekat dengan sumber air karena kita merambatkan akar-akar kita ke sumber air tersebut,
Maka ketika tahun kekeringan datang,
Kehidupan kita akan tetap hijau dan tidak berhenti menghasilkan buah.
Betapa luar biasanya hal itu !!!
Di balik kekeringan yang terjadi,
Kita malah dapat menghasilkan buah.
Kehidupan yang melekat kepada sumber kehidupan,
Yaitu TUHAN itu sendiri adalah kehidupan yang akan menghasilkan ‘buah’,
Yang tidak akan layu pada masa kekeringan,
Malah tidak perlu kuatir sama sekali.
Kehidupan yang seperti ini adalah kehidupan yang kita semua cari, bukan?
Karena itu, marilah melekat kepada TUHAN.



Aku ditimpa kesesakan dan kesusahan, tetapi perintah-perintah-Mu menjadi kesukaanku.

( Mazmur 119 : 143 )

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Waktuku Ada di dalam TanganMu

Waktuku ada di dalam tanganMu; Allahku, aku berharap mereka ada di sana; Hidupku, teman-temanku, jiwaku, Aku serahkan seluruhnya kepada pemeliharaanMu. Waktuku ada di dalam tanganMu, Entah menjadi seperti apapun mereka; Menyenangkan atau menyakitkan, gelap atau terang, Yang penting terlihat baik bagiMu. Waktuku ada di dalam tanganMu; Mengapa aku harus bimbang atau takut? Tangan Bapaku tidak akan pernah menyebabkan anakNya menangis tak berguna Waktuku ada di dalam tanganMu, Yesus yang tersalib; Kedua tangan itu dimana kejamnya dosaku telah terpaku Sekarang menjadi penjaga dan pembimbingku. ~ William F. Lloyd, 1824 Tuhan aku bersyukur bahwa Engkau telah merancangkan yang terbaik untuk kehidupanku. Terkadang ketika aku menghadapi hal-hal yang sulit, sukar, kesakitan, susah, kecewa baik yang terjadi pada diriku ataupun yang aku lihat pada orang lain. Aku terkadang tidak dapat memahami. Tapi aku mau belajar memahami meskipun sulit sekali hikmat itu dimengerti, aku ...

I Will Love You Now (Mark Read "A1")

Whatever life may bring What mountains we must climb The laughter we might share The times we stop and stare That beauty in your eyes The moments of surprise This is my promise to you Ah, when I think of all you sacrificed for me Ah, so humbled that it brings me to my knees And I, I will love you now With all that's inside of me And forever more I give my life to you As you, gave your life for me I, I will love you now Whatever tears may fall When worries cloud my smile I vowed we'd never part Then silence broke your heart Faith tried beyond belief But you were there for me Your grace is all that I need Ah, when I think of all you sacrificed for me Ah, so humbled that it brings me to my knees And I, I will love you now With all that's inside of me And forever more I give my life to you As you, gave your life for me I, I will love you now Who am I really to deserve this love You give to me I'm so amazed that you will Always be The...

Sepotong Cerita dalam Perjalanan di Hari Jumat

# Episode 11 Oktober 2013 Serangkaian susunan rute sudah tersimpan dan ter-agenda sejak kemarin. Hari ini aku harus ke Kramat Gantung mencari entah apa ini namanya, sejenis mika dari showcase gelato. Untung aja mbak Murzini dari Zinnia Printing pernah tahu tuh benda dapet dimana. Ya di Kramat Gantung, jadi nyusuri aja tuh jalan, ntar dapat. Begitu yang dikatakan dari cerita anak-anak buahnya. Setelah dari sana aku ke Blessing lalu ke Riana hehehehe...aku mo' rapikan ini alis. Sepertinya memang perlu dirapikan. Tapi ternyata, aku mendapat kabar dari Zinnia ada missing font dari file menu Chubo. Aduh padahal sdh aku convert. Mereka minta dikirim 2 font. Eh...tiba-tiba penasaran kok bisa missing font, jadi aku cek lagi filenya yang aku ambil dari email. Ya Tuhan, salah fileeeeee..... hadeuh....untung bilang missing font, coba engga. Untung ini control panel font lama buanget bukanya jadi harus buka file. Maka aku ganti rencana...ganti rute, sekarang segera ke kantor Graha dan b...